Honda NSX 1991 terendam banjir hingga setinggi pintu tetap laku ¥8,004 juta (sekitar Rp 800 juta) setelah 93 penawaran. Meski rusak parah, nilai supercar klasik ini tetap tinggi.
Honda NSX 1991 yang terendam banjir hingga air mencapai bagian atas pintu tetap laku terjual dengan harga ¥8,004 juta atau sekitar Rp 800 juta.
Mobil sport klasik ini ditawarkan melalui lelang online di Jepang dan menarik 93 penawaran.
Padahal, penjualnya sendiri dengan jujur menyebut mobil ini sebagai 'junk' atau rongsokan.
Dalam deskripsi lelang, NSX bernomor sasis NA1 ini dijelaskan sebagai mobil bekas banjir yang dijual dalam kondisi apa adanya, cocok untuk restorasi.
Mobil berwarna Formula Red ini memiliki jarak tempuh 236.776 km atau sekitar 147.000 mil.
Yang lebih mengejutkan, NSX ini menggunakan transmisi otomatis empat percepatan, bukan versi manual yang lebih dicari para kolektor.
Foto-foto yang diunggah menunjukkan NSX terendam air keruh hingga ketinggian yang cukup tinggi, hampir menutupi seluruh pintu.
Kondisi ini tentu menyebabkan kerusakan serius pada komponen kelistrikan, kabel, modul kontrol, dan berbagai konektor.
Meski demikian, lelang yang dimulai dari harga rendah ¥1 juta (sekitar Rp 100 juta) itu justru berakhir dengan harga selangit.
Penawaran terus naik hingga mencapai ¥8.004 juta, dan lelang ditutup pada 15 Agustus.
Mengapa NSX Bekas Banjir Tetap Laku?
Salah satu alasan utama adalah status NSX sebagai supercar klasik yang semakin langka dan berharga.
Meskipun terendam banjir, mobil ini tetap menarik bagi kolektor yang mencari proyek restorasi atau suku cadang langka.
Konstruksi bodi NSX yang banyak menggunakan aluminium juga menjadi nilai tambah. Bagi restorer berpengalaman, sasis yang masih utuh bisa menjadi dasar untuk membangun kembali mobil ini.
Namun, harga Rp 800 juta untuk NSX otomatis dengan jarak tempuh tinggi dan bekas banjir terbilang sangat optimistis.
Proses perbaikan mobil yang terendam air setinggi itu bisa memakan biaya besar dan waktu lama.
Belum lagi risiko korosi yang mengintai di masa depan.
Meski begitu, pemenang lelang tampaknya memiliki keyakinan bahwa mobil ini layak diselamatkan, mungkin karena faktor emosional atau nilai historisnya.
Kisah NSX ini mengingatkan kita bahwa nilai sebuah mobil klasik tidak selalu ditentukan oleh kondisinya. Terkadang, kelangkaan dan sejarahnya justru membuatnya semakin berharga di mata para penggemar.
