otomotif1.com

Harley-Davidson Low Rider ST, Cruiser Amerika yang Seimbangkan Kenyamanan dan Performa

Harley-Davidson Low Rider ST, cruiser Amerika yang menyeimbangkan kenyamanan dan performa
10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menjadi Pemilik Harley-Davidson Pertama Pexels

Harley-Davidson Low Rider ST menawarkan keseimbangan langka antara kenyamanan touring dan performa mesin Milwaukee-Eight 117 V-twin di kelas cruiser Amerika.

Ukuran teks

Cruiser biasanya identik dengan kenyamanan, sementara performa sering menjadi prioritas kedua. Namun, Harley-Davidson Low Rider ST disebut mampu memadukan keduanya tanpa mengorbankan karakter V-twin.

Motor ini menempati posisi unik di jajaran cruiser Amerika karena menawarkan tenaga besar sekaligus kenyamanan untuk perjalanan jauh.

Keseimbangan yang Sulit Dicapai Cruiser Lain

Cruiser mengutamakan kenyamanan melalui rangka berat, ergonomi santai, dan mesin V-twin dengan torsi rendah yang melimpah. Karakter ini berlawanan dengan motor performa yang ringan dan berputaran tinggi.

Contoh cruiser yang mengutamakan kenyamanan adalah Harley-Davidson Heritage Classic, Indian Super Chief, dan Kawasaki Vulcan 900 Classic LT.

Di sisi lain, power cruiser dan muscle cruiser menawarkan tenaga besar, tetapi biasanya mengorbankan kenyamanan.

Yamaha VMax dengan 200 tenaga kuda disebut sebagai tolok ukur, meski posisi berkendara dan perlindungan anginnya kurang ideal untuk touring.

Ducati Diavel V4 RS 2026 menjadi cruiser terkuat saat ini dengan 182 tenaga kuda, tetapi karakter sport bike-nya menuntut komitmen pengendara.

Suzuki Boulevard M109R juga dinilai berat dan besar untuk penggunaan harian di perkotaan.

Beberapa pengecualian yang dinilai berhasil menyeimbangkan kenyamanan dan performa antara lain Royal Enfield Super Meteor 650, BMW R 18, dan Triumph Rocket 3 Storm GT.

Honda Rebel 1100 disebut berada di depan berkat kegunaan, nilai, dan daya tarik menyeluruh.

Mesin paralel-twin 1.084 cc menghasilkan 87 tenaga kuda dan torsi 72,3 pound-feet, dengan bobot di bawah 500 pon.

Honda juga menyediakan versi DCT dan varian Rebel 1100T dengan fairing batwing serta side case standar untuk kebutuhan touring.

Namun, Amerika memiliki cruiser serba bisa yang tak kalah menarik, yaitu Harley-Davidson Low Rider ST, yang tetap mempertahankan pesona V-twin klasik.

Low Rider ST, Cruiser Serba Bisa dengan Harga Kompetitif

Dengan harga 23.999 dolar AS, Low Rider ST berada di bawah bagger ukuran penuh, tetapi menawarkan keserbagunaan yang sebanding.

Motor ini memiliki posisi agresif, fairing depan bergaya FXRT West Coast, dan mesin V-twin bertenaga besar.

Ergonomi tetap santai, dengan perlindungan angin dan ruang penyimpanan tambahan untuk perjalanan jauh.

Meski demikian, dimensinya relatif kompak sehingga mudah dikendarai sehari-hari. Kombinasi sportivitas dan kepraktisan ini membuat Low Rider ST disebut mampu menggantikan berbagai motor lain di garasi.

Low Rider ST pada dasarnya adalah Low Rider S dengan fairing bolt-on dan side case tahan cuaca. Konfigurasi ini menempatkannya di antara cruiser sederhana dan bagger ukuran penuh.

Fairing depan yang menarik juga berfungsi sebagai pelindung angin untuk perjalanan di jalan tol.

Harley-Davidson memberikan pembaruan pada suspensi yang sedikit lebih tinggi untuk kenyamanan dan ground clearance, serta segitiga pengendara yang lebih santai dengan setang pullback dan jok lebih tebal.

Low Rider ST mengusung mesin Milwaukee-Eight V-twin versi High Output. Mesin 1.923 cc ini memiliki desain long-stroke dan rasio kompresi 10,3:1.

Tenaganya mencapai 114 tenaga kuda pada 5.000 RPM dan torsi 128 pound-feet pada 4.000 RPM.

Power disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual enam percepatan dan sistem penggerak sabuk.

Redline ditetapkan pada 5.900 RPM, tergolong tinggi untuk standar cruiser.

Mesin big-twin ini menawarkan performa menarik dengan torsi rendah yang cukup untuk melaju di jalan tol dan tetap bertenaga di jalan pegunungan berkelok.

Low Rider ST memadukan sasis tradisional dan komponen suspensi modern. Rangka double-cradle memberikan stabilitas di jalan tol dan kekakuan yang terbukti.

Suspensi depan menggunakan garpu terbalik 43 mm dengan travel 5,9 inci. Bagian belakang memakai monoshock Softail tersembunyi dengan penyesuaian preload hidrolik dan travel 3,4 inci.

Pengereman depan ditangani dua cakram 300 mm dengan kaliper fixed empat piston. Bagian belakang menggunakan cakram 292 mm dengan kaliper floating dua piston.

Ini adalah satu-satunya Harley-Davidson baru dengan dua cakram di depan. Roda alloy 19 inci di depan dan 16 inci di belakang dibalut ban tubeless.

Dimensinya cukup kompak: panjang 93 inci, lebar 35 inci, dan wheelbase 63,6 inci. Tinggi jok 27 inci membuatnya mudah dijangkau pengendara bertubuh pendek.

Ergonomi dirancang nyaman dan santai untuk waktu lama di atas sadel. Footpeg sedikit ke depan dan setang pullback mendukung postur berkendara tegak.

Side case standar senada warna tahan cuaca dan menawarkan ruang untuk barang bawaan akhir pekan.

Fairing depan bergaya kustom menambah drama visual, mengurangi kelelahan akibat angin, serta dilengkapi speaker dan fitur kenyamanan lain.

Tangki bahan bakar berkapasitas lima galon memberikan jangkauan hingga 235 mil. Bobot curb mencapai 712 pon, tetapi tidak menghambat kelincahan dan fleksibilitas Low Rider ST.

Low Rider ST dilengkapi berbagai elektronik modern.

Fitur bantuan dan keselamatan mencakup ride-by-wire, IMU enam sumbu, mode berkendara, ABS cornering, kontrol traksi, dan drag-torque slip control.

Untuk touring, tersedia cruise control standar, sistem pemantauan tekanan ban, dan port pengisian USB-C yang tersembunyi rapi.

Instrumennya minimalis dengan speedometer analog dan LCD sekunder kecil untuk menampilkan level bahan bakar, odometer, dan trip meter.

Harley-Davidson menawarkan berbagai aksesori untuk menambah nilai praktis.

Mulai dari windscreen lebih tinggi, footpeg menghadap depan yang lebih nyaman, pelindung mesin, jok lebih nyaman, hingga solusi bagasi touring.

Low Rider ST juga dapat dilengkapi suspensi belakang Ohlins yang lebih sporti dan sistem audio Rockford Fosgate dengan speaker terpasang di fairing.

Update Terbaru

Lihat semua