otomotif1.com

Trump Pangkas Standar MPG, Mobil Lebih Murah tapi Konsumen Tetap Bayar Mahal?

Ilustrasi mobil di SPBU dengan harga bahan bakar yang melonjak
Trump Pangkas Standar MPG, Mobil Lebih Murah tapi Konsumen Tetap Bayar Mahal?

Pemerintah Trump resmi memangkas standar ekonomi bahan bakar menjadi 34,9 mpg dari 50,4 mpg. Mobil diklaim lebih murah, tetapi harga bensin justru melonjak.

Ukuran teks

Pemerintah Trump resmi memangkas standar ekonomi bahan bakar (mpg) secara signifikan.

Rata-rata armada mobil dan truk ringan kini ditargetkan hanya 34,9 mpg pada MY31, turun jauh dari 50,4 mpg di era Biden.

Departemen Transportasi dan National Highway Traffic Safety Administration menyebut aturan baru ini akan membuat mobil baru lebih terjangkau.

Klaimnya, harga mobil bisa turun sekitar $1.300 dan konsumen menghemat $138 miliar dalam lima tahun.

Namun, kebijakan ini disorot karena hadir saat harga bensin telah melonjak lebih dari 50 persen dalam tujuh bulan.

Harga bensin kini mendekati $4,50 per galon.

Dukungan Detroit dan Aturan Kredit CAFE

General Motors, Ford, dan Stellantis menyatakan dukungan terhadap relaksasi aturan ini. Alliance for Automotive Innovation menilai standar baru lebih selaras dengan kondisi pasar.

NHTSA juga melarang praktik jual beli kredit CAFE antarprodusen.

Sebelumnya, merek EV seperti Tesla bisa menjual kredit ke pembuat mobil berbahan bakar fosil dan meraup miliaran dolar.

Gedung Putih menilai kemampuan menjual kredit itu "secara artifisial menopang industri EV" dengan mengorbankan produsen lain.

Di sisi lain, produsen masih harus menyesuaikan diri karena aturan baru mempersulit klasifikasi crossover dan SUV berbasis jalan sebagai truk ringan.

Menteri Transportasi Sean Duffy menyebut aturan lama sebagai "mandat ilegal" yang memaksa produsen membuat EV lebih mahal.

Meski tidak pernah ada mandat EV resmi, penjualan EV di AS memang turun di bawah 6 persen pangsa pasar setelah kredit pajak EV dihapus.

Kelompok lingkungan seperti Sierra Club mengecam kebijakan ini.

Mereka menilai mobil yang kurang efisien berarti lebih banyak bensin terbakar, pengeluaran pompa bensin lebih tinggi, dan udara lebih kotor.

Sierra Club menyatakan bahwa alih-alih memberi keringanan biaya, pemerintah justru memberi produsen kelonggaran polusi dan membebankan tagihan kepada keluarga Amerika.

Update Terbaru

Lihat semua