OTOMOTIF1.com

Suzuki Berikan Tips Praktis Pengereman Agar Terhindar dari Bahaya

Suzuki Berikan Tips Praktis Pengereman Agar Terhindar dari Bahaya
Ukuran teks

saat melakukan pengereman.

  1. Jangan panik dan terapkan teknik pengereman berkala

Saat berhadapan dengan situasi darurat, ingat bahwa pengereman harus dilakukan

secara bertahap. Misalnya, menarik tuas rem depan disusul dengan tuas rem

belakang dengan bertahap dan interval yang konstan agar kecepatan motor

menurun secara bertahap tanpa mengunci roda atau menghindari kampas rem

menjadi panas.

  1. Ketahui interval waktu untuk pengambilan keputusan di jalan

Menjaga jarak antar kendaraan sangat krusial untuk memberi waktu pengambilan

keputusan pengereman yang baik. Pada umumnya jarak pandang mata normal

seseorang sejauh 30 m. Jarak ini merupakan situasi ideal untuk dapat membaca,

memprediksi, dan mengambil keputusan saat berkendara. Dalam kondisi jalan

normal, seseorang dapat meresponi kondisi mulai dari menangkap sinyal hingga

melakukan pengereman (misalnya terhadap lampu merah dan anjuran lalu lintas)

dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan kondisi tidak terduga. Seringkali saat

dihadapkan pada kondisi mengejutkan seperti ada penyeberang dadakan atau

kendaraan yang memotong arah, pengemudi butuh waktu lebih lama, dimana pengendara biasanya akan mencerna sinyal bahaya dalam waktu 1.5 detik dan

memutuskan untuk melakukan pengereman pada detik berikutnya 2 . Faktor lainnya

seperti kondisi jalan kering atau basah, bobot kendaraan, hingga tingkat visibilitas

semuanya akan menjadi faktor pertimbangan sebelum mengambil keputusan di

jalan.

  1. Sadar kondisi sekitar dan jaga jarak aman
Halaman 2 dari 4: 1 2 3 4

Update Terbaru

Lihat semua