OTOMOTIF1.com

Suzuki Berikan Tips Praktis Pengereman Agar Terhindar dari Bahaya

Suzuki Berikan Tips Praktis Pengereman Agar Terhindar dari Bahaya
Ukuran teks

Menurut TMC Polda Metro Jaya, semakin rendah kecepatan berkendara maka

semakin kecil pula jarak yang harus diterapkan, begitu pula sebaliknya. Misalnya

untuk kecepatan 30km/jam maka jarak aman adalah 30 meter, sedangkan untuk

kecepatan 80km/jam maka jarak aman adalah 80 meter. Untuk mengetahui jarak

yang sebaiknya diterapkan, pengendara dapat memperhatikan angka kecepatan

sepeda motor seperti yang ada pada speedometer digital Nex Crossover.

  1. Pastikan kondisi tubuh prima

Kegagalan respons terhadap bahaya sehingga mengakibatkan kecelakaan biasanya

disebabkan oleh kondisi pengendara yang kelelahan. Untuk menghindari kelelahan

sebelum dan saat perjalanan, sebaiknya pengemudi melindungi diri dari cuaca

dengan menggunakan pakaian yang melindungi diri dari paparan angin dan matahari

langsung. Hindari pula berkendara pada larut malam atau di luar jam beraktivitas,

dan tidak sedang mengonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping pada

tubuh. Apabila pengendara merasa kurang bugar atau mengantuk, disarankan untuk

beristirahat sejenak dan tidak melanjutkan perjalanan hingga kondisi badan kembali

pulih dan segar.

  1. Lakukan pemeriksaan ringan sebelum berkendara

Motor yang digunakan dalam aktivitas harian perlu perhatian berkala khususnya

pada alat kendali dan ban. Di awal berkendara lakukan tes pengereman depan dan

belakang untuk memastikan tiap rem dapat menghentikan motor dengan baik saat

melaju. Selain itu setiap minggunya pemeriksaan tekanan dan tapak ban juga baik

untuk dilakukan sehingga dapat mengantisipasi resiko yang bisa timbul akibat ban

Halaman 3 dari 4: 1 2 3 4

Update Terbaru

Lihat semua