Julien Fesquet, mantan desainer Volvo, merancang ulang wagon legendaris Volvo dalam bentuk digital. Konsep V77 dan XC77 mengusung gaya shooting brake minimalis dengan sentuhan Bauhaus dan Dieter Rams.
Julien Fesquet, mantan desainer Volvo yang kini bekerja di Slate Auto, menghadirkan dua konsep digital wagon: V77 dan XC77.
Proyek pribadi ini terinspirasi dari prinsip Bauhaus dan karya Dieter Rams, yang juga memengaruhi desain produk Apple.
>>> Venuum Mastodon V4: G-Class Cabrio Buatan Tuner Timur Tengah
Kedua konsep mengusung bodi shooting brake tiga pintu dengan hidung rendah dan garis atap aerodinamis.
V77 dirancang untuk penggunaan di jalan raya, sementara XC77 mendapat sentuhan crossover dengan ground clearance lebih tinggi.
Desainnya mengedepankan permukaan bersih dan pengendalian diri, dengan lampu depan rendah yang menyatu ke gril tertutup melalui gradien digital.
Emblem Volvo pun disederhanakan menjadi satu garis horizontal.
Bagian profil menonjolkan velg besar, lipatan ala supercar di spatbor depan, garis sabuk datar, serta skema dua warna dengan bagian bawah lebih gelap.
Bagian belakangnya mencolok dengan kaca tailgate yang dikelilingi LED ultra-tipis.
Fesquet juga menekankan strategi Warna, Material, dan Finishing (CMF), dengan mengusulkan penggunaan material daur ulang dan bodi tanpa cat untuk V77.
Interiornya menampilkan dua baris kursi dan bagasi luas.
V77 mengadopsi tema interior Cream Yellow yang terinspirasi Volvo 850 T-5R, sedangkan XC77 mendapat interior Orange yang melengkapi panel eksterior cokelat earthy.
