BMW resmi meluncurkan X5 generasi kelima pada 30 Juni 2026. Varian plug-in hybrid (PHEV) menjadi andalan dengan tenaga 612 hp, mendekati performa Porsche Cayenne Turbo GT.
BMW resmi meluncurkan X5 generasi kelima pada 30 Juni 2026. Varian plug-in hybrid (PHEV) menjadi sorotan utama dengan tenaga 612 hp.
Angka tersebut menempatkan SUV mewah ini dalam jarak dekat dengan Porsche Cayenne Turbo GT yang memiliki 631 hp.
>>> Kia Cetak Penjualan Juni dan Semester Pertama Terbaik Sepanjang Sejarah
Cayenne selama ini menjadi tolok ukur SUV performa tinggi.
Bagi pembeli yang ragu bahwa elektrifikasi dan keseruan berkendara bisa berjalan beriringan, X5 PHEV 2027 memberikan argumen yang kuat.
Kombinasi torsi instan dari motor listrik dan tenaga pembakaran internal mengubah cara tenaga disalurkan ke pengemudi.
Arti 612 HP dalam Paket Plug-In Hybrid
BMW belum merinci pembagian tenaga antara mesin bensin dan motor listrik. Namun, arsitekturnya mengikuti pola xDrive50e: mesin enam silinder segaris turbocharged dipadukan dengan motor listrik terintegrasi.
Yang terpenting adalah bagaimana tenaga tersebut disalurkan. Tidak seperti V8 tradisional yang membangun torsi seiring naiknya putaran mesin, PHEV memberikan respons instan.
Motor listrik mengisi di rpm rendah, sehingga akselerasi dari posisi diam langsung terasa.
BMW belum merilis waktu 0-60 mph resmi untuk varian PHEV tertinggi. Namun, dengan tenaga 612 hp dan karakter pengiriman tenaga, waktu di bawah 4 detik realistis.
Perbandingan dengan Cayenne Turbo GT dan GLE 63
Porsche Cayenne Turbo GT menghasilkan 631 hp dari V8 twin-turbo dan berlari 0-60 mph dalam 3,1 detik.
