otomotif1.com

VW Pertimbangkan Jual Mobil Buatan China di Eropa, CFO Tak Setuju

VW Pertimbangkan Jual Mobil Buatan China di Eropa, CFO Tak Setuju
Mobil SUV Volkswagen buatan China untuk pasar Eropa

Volkswagen tengah mengkaji penjualan mobil buatan China di Eropa, termasuk kemungkinan perakitan di Jerman. Namun, CFO Arno Antlitz menentang ide tersebut.

Ukuran teks

Volkswagen (VW) semakin serius mempertimbangkan untuk menjual mobil yang dikembangkan di China di pasar Eropa. Bahkan, pabrikan Jerman itu juga membuka kemungkinan merakit kendaraan tersebut di dalam negeri.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi VW untuk menghindari tarif impor yang tinggi.

>>> BYD Seal 08 Resmi Meluncur di China, Jarak Tempuh hingga 1.660 Km

Saat ini, Uni Eropa memberlakukan bea masuk tambahan untuk mobil listrik buatan China, dengan tarif bervariasi tergantung produsen.

Menurut laporan Handelsblatt, VW telah menugaskan studi kelayakan untuk mengevaluasi opsi ini. Studi tersebut mencakup impor kendaraan utuh dari China maupun perakitan komponen utama di Eropa.

Model pertama yang mungkin diimpor adalah SUV baru yang belum diluncurkan di China.

in2

Kendaraan ini diperkirakan akan menggunakan platform CSP (China Scalable Platform) milik VW sendiri, bukan hasil kerja sama dengan SAIC.

Dengan platform tersebut, VW memiliki kendali penuh atas teknologi. Namun, mobil tetap perlu disesuaikan dengan pasar Eropa, termasuk sistem bantuan pengemudi, material, dan perangkat lunak.

Tarif Jadi Kendala Utama

Kendala terbesar adalah tarif impor. Saat ini, Cupra Tavascan yang diproduksi di China mendapat pengecualian karena sebagian besar teknologinya berasal dari Eropa.

>>> Penjualan Dodge Charger Bensin Melonjak 404%, Versi Listrik Anjlok

Model VW lain kemungkinan tidak akan mendapat perlakuan serupa.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua