Nissan Xterra yang dihentikan pada 2015 masih diminati karena ketahanan mesin V6 VQ40DE dan platform body-on-frame. Banyak contoh mencapai 300.000 mil dengan perawatan terjadwal.
Nissan Xterra, SUV body-on-frame yang dihentikan produksinya pada 2015, kini menjadi incaran di pasar mobil bekas.
Bukan tanpa alasan, kendaraan ini dikenal mampu menempuh 300.000 mil atau lebih dengan komponen asli yang masih berfungsi.
>>> Kawasaki Z900: Bukti Keandalan Bisa Menjadi Menarik
Di tengah maraknya crossover modern dengan harga mahal dan depresiasi tinggi, Xterra menawarkan nilai lebih dalam hal biaya kepemilikan jangka panjang.
Para pemburu SUV tangguh mulai beralih ke model lawas ini.
Mesin VQ40DE: Andalan 261 HP yang Terbukti Awet
Jantung pacu Xterra adalah mesin V6 4.0 liter VQ40DE yang menghasilkan 261 tenaga kuda dan torsi 281 lb-ft.
Mesin ini termasuk dalam keluarga VQ legendaris yang juga digunakan pada Nissan Pathfinder dan Frontier.
VQ40DE menggunakan timing chain, bukan belt, sehingga tidak perlu penggantian berkala. Konfigurasi dual overhead camshaft dengan empat katup per silinder membuatnya efisien dan bertenaga.
Namun, ada satu perawatan krusial yang sering diabaikan: penyetelan celah katup setiap 60.000 mil.
Nissan merekomendasikan pemeriksaan ini karena mesin menggunakan mechanical bucket-and-shim followers tanpa hydraulic lifter. Jika diabaikan, tenaga turun, konsumsi bahan bakar naik, bahkan bisa merusak katup.
Pemilik yang disiplin melakukan penyetelan tepat waktu melaporkan mesin tetap mulus hingga ratusan ribu mil. Sebaliknya, yang lalai sering menghadapi biaya perbaikan besar di atas 150.000 mil.
