Volvo dikabarkan mengevaluasi sedan dan wagon listrik untuk pasar AS pada 2028, menggunakan platform SPA3. Langkah ini membalikkan strategi SUV-only yang dijalankan sebelumnya.
>>> Honda Siap Jadi Pionir Baterai Solid-State untuk Mobil Produksi
Peluang di Tengah Nostalgia dan Celah Pasar
Langkah ini dinilai bisa memanfaatkan nostalgia terhadap sedan dan wagon yang menjadi bagian penting sejarah Volvo.
Analis Edmunds, Ivan Drury, mengatakan Volvo dapat mengukir ceruk sebagai wagon listrik yang keren dan kontra-budaya.
Faktor lain yang mendukung adalah mundurnya Polestar dari AS akibat tarif. Hal ini menciptakan celah di portofolio Geely untuk kendaraan berbentuk sedan.
Volvo EV yang stylish bisa mengisi celah tersebut sambil mempertahankan pelanggan dalam satu keluarga korporat.
>>> Polisi Texas Habiskan Rp 18 Miliar untuk Empat Chevy Tahoe Bersensor Canggih
Langkah ini juga akan memberi dealer Volvo produk baru yang sangat dibutuhkan. Pangsa pasar Volvo di AS turun menjadi 5,8 persen tahun lalu, terendah sejak 2019.
