Lotus Emira menjadi penutup era mesin bensin Lotus. Tawarkan dua pilihan mesin: V-6 supercharged manual atau turbo 4-silinder AMG DCT. Simak ulasan lengkapnya.
Jika Anda menginginkan pengalaman Lotus analog modern, V-6 SE adalah satu-satunya pilihan.
Turbo Empat Silinder AMG: Performa Modern
Mesin 2.0 liter Mercedes-AMG M139 turbocharged inline-four adalah alternatif yang layak.
Ditemukan di Turbo SE dan 420 Sport, mesin ini menghasilkan 400 hp dan torsi 354 lb-ft di Turbo SE, serta 416 hp dan 369 lb-ft di 420 Sport.
Kedua varian turbo dilengkapi transmisi kopling ganda AMG delapan percepatan, membuatnya lebih cepat beberapa persepuluh detik dari V-6 SE.
>>> 5 Mobil Listrik dengan Kecepatan Pengisian Daya Tercepat
420 Sport mencapai 0-60 mph dalam 3,7 detik, dibandingkan 4,3 detik V-6 SE.
Dari segi responsif, kedua powertrain sama kuat. Varian turbo memiliki torsi lebih besar di seluruh rentang rpm, tetapi tetap mempertahankan karakter mesin analog.
Puncak torsi baru tercapai pada 5.000 rpm, dan tenaga puncak pada 6.750 rpm di model 420 Sport.
Varian turbo juga lebih hemat bahan bakar, mencapai 21 mpg gabungan, sementara V-6 manual mencapai 19 mpg.
Keduanya sama baik, tetapi model manual jelas unggul dalam menghadirkan formula performa Lotus asli.
Pengalaman Berkendara yang Mendefinisikan Lotus
Pilihan mesin mungkin menjadi faktor pembeda, tetapi sasis adalah yang benar-benar mendefinisikan Emira. Lotus telah menghabiskan puluhan tahun menyempurnakan seni rasa kemudi dan keseimbangan.
