CFMoto V4 SR-RR mencatat rekor 196 mph, memanfaatkan terowongan angin Pininfarina dan aero aktif untuk menyaingi superbike Eropa dengan harga lebih terjangkau.
CFMoto belum mengonfirmasi apakah sistem ini akan diproduksi tanpa perubahan atau bagaimana responsnya terhadap sudut kemiringan dan kondisi jalan yang tidak rata.
>>> Diskon Costco untuk Infiniti QX65, QX60, dan QX80 hingga September
Perbandingan dengan Superbike Eropa
Dengan tenaga lebih dari 210 hp, V4 SR-RR berada di kelas yang sama dengan Ducati Panigale V4 dan Aprilia RSV4.
Crankshaft reverse-rotating dan batas putaran 15.000 rpm juga menunjukkan prioritas performa yang serupa.
Bobotnya diklaim di bawah 440 pon, dengan laporan lain menyebut sekitar 397 pon dalam kondisi balap kering.
Rem Brembo, suspensi elektronik, dan knalpot Akrapovič yang ditampilkan belum dikonfirmasi untuk spesifikasi produksi.
Perbandingan yang bermakna bukan hanya soal kecepatan di lintasan lurus, tetapi juga elektronik yang dapat diprediksi, pengereman yang konsisten, umpan balik sasis, manajemen termal, ketersediaan suku cadang, dan dukungan dealer.
Ancaman Terbesar bagi Eropa
CFMoto belum mengumumkan harga produksi, tetapi dapat dipastikan akan jauh lebih murah daripada superbike Eropa.
Meskipun motor ini bisa menjadi motor termahal CFMoto, strategi pengembangannya mungkin lebih disruptif daripada motor itu sendiri.
Menyewa Pininfarina mungkin tidak murah, tetapi lebih efisien daripada membangun dan memelihara fasilitas serupa secara permanen.
CFMoto dapat membayar keahlian elit di tempat yang penting, sambil menggunakan skala manufaktur, tenaga kerja teknik, dan rantai pasokan untuk mengendalikan biaya lainnya.
>>> Aston Martin Rilis Lima Edisi Khusus Heritage untuk Pasar AS
Jika berhasil, pencapaian terpentingnya bukanlah mencapai 196,2 mph, melainkan membuktikan bahwa salah satu keunggulan teknik paling dijaga Eropa kini bisa disewa per jam.
