otomotif1.com

Produksi Mobil China di Eropa Diprediksi Capai 1,5 Juta Unit per Tahun pada 2035

Produksi Mobil China di Eropa Diprediksi Capai 1,5 Juta Unit per Tahun pada 2035
Produksi Mobil China di Eropa Diprediksi Capai 1,5 Juta Unit per Tahun pada 2035

Produksi mobil China di Eropa diprediksi mencapai 1,5 juta unit per tahun pada 2035. Saat ini, sekitar 90.000 unit akan diproduksi tahun ini. Parlemen Eropa mendorong penggunaan komponen lokal.

Ukuran teks

Eropa diperkirakan akan menjadi basis produksi besar bagi merek mobil China dalam satu dekade mendatang.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pada 2035, sebanyak 1,5 juta kendaraan dari merek China dapat dirakit setiap tahun di Eropa.

>>> BYD Sealion 08 Meluncur 2 September, Baterai 115 kWh dan Jarak Tempuh 900 Km

Tahun ini saja, merek seperti BYD, Leapmotor, dan Chery diperkirakan akan memproduksi sekitar 90.000 unit di Eropa.

Angka ini diprediksi melonjak menjadi 1 juta unit per tahun pada 2030 dan 1,5 juta pada 2035, menurut Global Mobility.

Spanyol Menjadi Pusat Produksi Mobil China

Spanyol telah muncul sebagai pusat utama produksi mobil China di Eropa.

>>> Dreame Tutup Bisnis Mobil, Proyek Supercar 0,9 Detik dan Baterai Solid 450 Wh/kg Berakhir

Beberapa model Jaecoo dan Omoda sudah dirakit di sana, dan Leapmotor akan segera memproduksi EV di pabrik Stellantis di Zaragoza.

Geely juga akan memproduksi kendaraan di Valencia melalui kemitraan dengan Ford. BYD, yang akan memulai produksi di Hongaria, juga sedang menjajaki penambahan pabrik di Spanyol.

Alasan utama merek China membangun pabrik lokal adalah untuk menghindari tarif impor yang tinggi. Namun, para pembuat undang-undang Eropa ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan komponen China.

Undang-Undang untuk Dorong Komponen Lokal

Melalui Industrial Accelerator Act (IAA), Eropa berencana memperkenalkan kuota penggunaan komponen Eropa dalam kendaraan yang diproduksi di benua itu.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua