otomotif1.com

CATL Akuisisi Qiyuan Green Power, Integrasikan Dua Teknologi Penukaran Baterai

CATL Akuisisi Qiyuan Green Power, Integrasikan Dua Teknologi Penukaran Baterai

CATL resmi mengakuisisi 24,87% saham Qiyuan Green Power senilai Rp 5,7 triliun, menjadikannya operator penukaran baterai truk berat terbesar di China.

Ukuran teks

CATL resmi menandatangani kontrak untuk mengakuisisi 24,8726% saham Qiyuan Green Power senilai 2,556597 miliar yuan (sekitar 370 juta dolar AS).

Langkah ini menjadikan CATL operator dominan di sektor energi kendaraan komersial, dengan nilai perusahaan Qiyuan Green Power mencapai sekitar 10,275 miliar yuan (1,5 miliar dolar AS).

>>> Geely Tarik 93.000 Kendaraan karena Kerusakan LiDAR, Mayoritas Lynk & Co

Nilai tersebut mencerminkan premium sekitar 120% di atas nilai bukunya. Setelah semua proses registrasi selesai, CATL diperkirakan menjadi pemegang saham terbesar perusahaan tersebut.

Integrasi Dua Jalur Teknologi

Akuisisi ini memungkinkan CATL mengintegrasikan dua teknologi penukaran baterai dalam satu payung industri.

Pertama, sistem penukaran baterai yang dipasang di belakang (rear-mounted) dari Qiyuan Green Power, yang dikenal kompatibel dengan lebih dari 80% truk berat penukaran baterai yang ada di China.

Sistem ini banyak digunakan di lingkungan tertutup atau semi-tertutup seperti tambang, pelabuhan, pabrik baja, dan lokasi konstruksi perkotaan.

>>> GWM Luncurkan Haval H9 Edisi Li Hun di China, Harga Mulai Rp 483 Jutaan

Kedua, sistem penukaran berbasis sasis (chassis-based) dari merek Qiji milik CATL, yang menggunakan solusi standar 'No. 75' dan dioptimalkan untuk truk berat baru yang terstandarisasi.

Sistem ini menargetkan jaringan logistik jalan raya nasional.

Jaringan Luas dan Target Ekspansi

Hingga akhir 2025, Qiyuan Green Power telah membangun lebih dari 1.600 stasiun pengisian dan penukaran baterai di 208 kota setingkat prefektur.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua