otomotif1.com

Mercedes-Benz GLC Electric: SUV Listrik Premium dengan Kenyamanan Maksimal

Mercedes-Benz GLC Electric tampak depan
mercedes glc ev

Mercedes-Benz GLC Electric hadir sebagai SUV listrik premium dengan kabin mewah, performa halus, dan teknologi canggih. Namun, jangkauan dan dinamika berkendara masih kalah dari BMW iX3.

Ukuran teks

Mercedes-Benz GLC Electric memasuki segmen SUV listrik medium premium yang semakin padat.

Dengan harga mulai £60.000, mobil ini bersaing dengan BMW iX3, Volvo EX60, Audi Q6 E-tron, dan lainnya.

Berbasis platform EV khusus, GLC Electric tidak memiliki hubungan teknis dengan versi bermesin bensin. Arsitektur baru ini membawa keunggulan dalam ruang, performa, dan pengemasan.

Desain dan Dimensi

Secara visual, GLC Electric mirip dengan GLC bermesin bensin, dengan gril baru yang mencolok.

Ukurannya lebih panjang 100 mm dari GLC ICE, dengan jarak sumbu roda bertambah 84 mm untuk ruang kaki yang lebih lega.

Ruang kepala sedikit lebih baik, sementara bagasi 520 liter ditambah dengan frunk 128 liter di depan.

Tersedia dalam lima trim: Sport, AMG Line, AMG Line Premium, dan AMG Line Premium Plus.

Interior Mewah dengan Layar Raksasa

Kabin GLC Electric terasa luas, mewah, dan menggunakan material berkualitas tinggi. Seluruh interior dapat dilapisi bahan vegan 100% tanpa biaya tambahan.

Sistem kontrol suara 'Hey, Mercedes' bekerja sangat baik.

Namun, layar full-width yang membentang di dashboard terasa berlebihan. Saat mati, tampil seperti plastik hitam penuh sidik jari.

Versi entry-level tetap mendapat tiga layar terpisah, dengan layar penumpang hanya berfungsi sebagai bingkai foto digital.

Sistem infotainment MBUX terbaru sangat cepat dan canggih, didukung AI dari Microsoft dan Google. Tersedia streaming Disney+, mode emosional, dan Microsoft Teams dengan webcam internal.

Namun, pengoperasian saat berkendara membutuhkan banyak waktu tanpa melihat jalan.

Head-up display dengan panah holografik sangat membantu, dan sistem ADAS terintegrasi dengan baik.

Performa dan Penggerak

Varian 400 4Matic yang diuji memiliki dua motor listrik dengan total 483 hp dan torsi 590 lb-ft. Baterai 94 kWh memberikan jangkauan maksimum 406 mil.

Versi motor tunggal yang lebih efisien direncanakan mendekati 500 mil.

Semua versi mendukung pengisian 800V hingga 330 kW, dan dilengkapi inverter 400V standar untuk kompatibilitas dengan pengisi daya publik di Inggris.

Akselerasi 0-62 mph setara AMG C63, berkat gearbox dua kecepatan di motor belakang yang menjaga kurva akselerasi konstan.

Namun, karakter mesin kurang menarik; mode Sport terasa sintetis dan responsif berlebihan. Mode Comfort lebih disarankan untuk kenyamanan dan efisiensi.

Sistem regeneratif dapat disesuaikan dengan paddle di setir, mulai dari mode coasting hingga one-pedal yang halus.

Kenyamanan dan Handling

GLC Electric tersedia dengan suspensi koil standar atau udara opsional (Paket Refinement £2.500).

Suspensi udara memberikan peredaman lubang yang sangat mulus, sementara suspensi pasif sedikit kaku di kecepatan rendah.

Kemudi terasa kurang komunikatif, dan bobot 2,5 ton terasa saat batas tinggi. Namun, rear-axle steering hingga 4,5 derajat membantu manuver di kecepatan rendah.

Secara keseluruhan, GLC Electric adalah SUV listrik yang nyaman dan mewah, tetapi kurang unggul dalam jangkauan dan dinamika dibandingkan BMW iX3.

Update Terbaru

Lihat semua