otomotif1.com

Nio Pertanyakan Keaslian Video Perbandingan Sasis L9 Livis vs ES9 dari Li Auto

Ilustrasi perbandingan sasis Li Auto L9 Livis dan Nio ES9
Comparison video published by Li Auto. Credit: Li Auto

Wakil Presiden Nio, Ma Lin, mempertanyakan keaslian video perbandingan sasis antara Li Auto L9 Livis dan Nio ES9 yang dirilis Li Auto. Ia meminta klarifikasi terkait kondisi pengujian.

Ukuran teks

Pada 5 Juni 2026, Ma Lin, Wakil Presiden Nio, secara terbuka mempertanyakan keaslian video perbandingan sasis antara Li Auto L9 Livis dan Nio ES9.

Video tersebut sebelumnya dirilis oleh Li Auto melalui saluran resmi mereka.

Ma Lin menyatakan bahwa dalam video tersebut, Nio ES9 menunjukkan kecepatan goyangan pada mode "Standard" yang setara atau lebih cepat dibandingkan mode "Ultra-Soft".

Mode "Ultra-Soft" dirancang untuk memberikan intensitas sasis minimal.

Menurut Ma Lin, perilaku itu tidak sesuai dengan spesifikasi produk Nio.

Ia meminta Li Auto untuk memverifikasi keaslian video, memperjelas sumbernya, serta mengungkapkan kondisi lingkungan dan pengaturan suspensi yang digunakan selama pengujian.

Video asli kini tidak lagi tersedia di saluran resmi Li Auto, namun salinannya telah beredar melalui blogger independen.

Kontroversi ini muncul setelah perbandingan kinerja sasis yang dilakukan oleh platform pihak ketiga Dongchedi.

Meskipun kedua kendaraan menggunakan teknologi suspensi aktif, perbandingan yang dilakukan oleh pabrikan sendiri sering kali menghadapi keraguan mengenai objektivitasnya dibandingkan evaluasi pihak ketiga.

Ini bukan pertama kalinya Li Auto menghadapi kontroversi terkait pengujian perbandingan.

Pada Juli 2025, saat peluncuran Li i8, perusahaan merilis klip pendek yang menunjukkan uji tabrak antara Li i8 dan truk berat Dongfeng 8 ton.

Dongfeng Liuzhou Motor Chenglong kemudian mengeluarkan pernyataan, mengklaim bahwa pengujian itu adalah skenario tabrak non-standar yang menyimpang dari kondisi jalan sehari-hari.

Mereka menuduh Li Auto sengaja merusak reputasi pesaing. Li Auto kemudian merespons dengan menyatakan "tidak berniat melibatkan merek pesaing".

Pada bulan yang sama, perselisihan "PR hitam" juga terjadi antara Li Auto dan Nio (Onvo).

Liu Jie, Wakil Presiden Li Auto, memposting di media sosial yang menyiratkan bahwa Onvo telah menyewa troll untuk menjelekkan Li i8.

Presiden Onvo, Shen Fei, merespons dengan meneruskan postingan tersebut dan mengatakan "Saya sarankan Anda melaporkannya ke polisi."

Selama 12 bulan terakhir, penjualan Li Auto sebagian besar turun dari tahun ke tahun.

Di sektor kendaraan listrik range-extended, persaingan semakin ketat, dan tampaknya konsumen mulai beralih ke mobil listrik murni.

Satu penghiburan bagi Li Auto adalah model listrik murni i6 menjadi mobil terlaris keempat di China pada April lalu.

Update Terbaru

Lihat semua