Beberapa pabrikan mengembalikan tombol fisik setelah terlalu jauh beralih ke layar sentuh. Fitur sederhana lain seperti dipstick dan ban serep juga dinilai layak kembali.
Sejumlah pabrikan mobil berjanji mengembalikan lebih banyak kontrol fisik ke kabin. VW, Mercedes, Hyundai, dan Polestar termasuk yang mengakui bahwa mereka terlalu jauh mengandalkan layar sentuh.
Banyak pengemudi menyuarakan frustrasi karena fungsi sederhana seperti kontrol AC hingga pemilihan gigi pada Tesla berpindah ke layar.
Keluhan itu akhirnya didengar, dan tombol fisik pun mulai kembali.
Namun, tombol bukan satu-satunya fitur yang hilang dari mobil modern. Ada sejumlah fitur sederhana, andal, dan praktis yang perlahan menghilang selama bertahun-tahun.
Fitur Sederhana yang Hilang dari Mobil Modern
Salah satu yang layak kembali adalah dipstick fisik untuk memeriksa oli.
Alat ini sangat sederhana, berupa tongkat yang dicelupkan ke bak oli mesin atau transmisi untuk mengetahui apakah jumlahnya cukup.
Memang perlu lap terlebih dahulu agar pembacaan akurat.
Meski begitu, memeriksa oli lewat tongkat jauh lebih cepat dibanding menelusuri banyak menu dan menunggu beberapa menit hingga mobil menyelesaikan pengecekan.
Fitur lain yang hampir hilang adalah jendela liftgate yang bisa dibuka atau diturunkan.
Fitur ini dinilai sangat berguna, terutama di Eropa, karena memudahkan mengangkut papan selancar, kayu, dan barang panjang lainnya.
Pengalaman memakai Honda CR-V generasi kedua membuat fitur ini sulit ditinggalkan. Anjing yang suka ikut bepergian dengan kaca terbuka pun dianggap senang dengan keberadaan fitur tersebut.
Sayangnya, janji untuk tidak membeli mobil tanpa fitur itu sulit ditepati. Pasalnya, jendela tailgate pop-up tidak lagi ditemukan pada CR-V modern.
BMW juga baru saja menghapus fitur itu dari lini wagon. Pabrikan ini bahkan menanggalkan split tailgate yang sama-sama berguna dari X5 SUV yang didesain ulang pada 2027.
Pengemudi di Amerika Serikat dinilai lebih beruntung daripada pengemudi Eropa.
Mereka masih punya lebih banyak pilihan, termasuk Toyota 4Runner, Lexus GX, Chevrolet Tahoe, Ford Expedition, dan Jeep Wrangler.
Vent Windows hingga Ban Serep
Masih soal kaca, sebagian orang mungkin menginginkan kembalinya quarter-lighter glass atau vent windows. Fitur ini dulu dikenal di Amerika Serikat dan sempat menjadi bagian dari kenyamanan berkendara.
Pengemudi yang terganggu silau layar modern saat malam juga mungkin berharap lebih banyak model punya mode malam.
Saab pernah menyediakan mode serupa, di mana semua tampilan kecuali speedometer diblokir.
Beberapa mobil modern sebenarnya memiliki fitur itu. Namun, tidak semuanya mudah ditemukan saat dibutuhkan.
Sebaliknya, ada saat ketika pengemudi justru ingin melihat lebih banyak instrumen mobil. Misalnya ketika kendaraan diparkir di pertemuan pecinta otomotif dengan kunci kontak dimatikan.
Kenangan masa kecil mengintip speedometer mobil yang diparkir menjadi pengalaman tersendiri.
Kini, sebagian besar interior mobil modern terasa membosankan sebelum mesin dinyalakan, termasuk pada model unggulan Porsche dan Ferrari.
Bugatti berupaya memperbaiki hal itu lewat kluster instrumen mekanis pada Tourbillon. Tampilannya meniru cara kerja jam tangan mahal, tetapi sebagian besar orang tentu jauh dari kemampuan memiliki Tourbillon.
Fitur yang mungkin lebih sering dibutuhkan adalah ban serep.
Tiga puluh tahun lalu, ban kempes hanya gangguan ringan karena pengemudi bisa mengeluarkan ban serep, mengangkat mobil dengan dongkrak, dan kembali melaju.
Saat ini hanya sedikit mobil yang menyediakan ban serep. Penghapusan fitur itu menghemat biaya pabrikan dan sedikit emisi karbon.
Yang menjengkelkan, saat ban kempes dan karpet bagasi diangkat, banyak mobil masih memiliki ruang yang terlihat seperti tempat ban serep.
Namun, ruang itu diisi blok polystyrene besar berisi kaleng kecil busa ban.
Busa ban seperti itu tidak berguna untuk menangani sobekan besar pada dinding samping ban.
Karena itu, pembaca diajak menyebut fitur apa yang hilang atau hampir hilang dari mobil baru dan ingin mereka lihat kembali.
Pilihannya bisa berupa kontrol pemanas putar atau starter kunci model lama yang menggantikan tombol tanpa rasa. Pendapat bisa disampaikan melalui kolom komentar.
