Ford Ranger Raptor bukan sekadar trim, melainkan kendaraan berbeda yang dirancang Ford Performance untuk melibas medan berat dengan kecepatan tinggi. Simak penjelasan suspensi, mesin, dan drivetrain-nya.
Ford Ranger Raptor bukanlah sekadar trim level atau paket grafis yang ditempel pada pikap biasa.
Kendaraan ini, dalam hampir setiap aspek penting, merupakan kendaraan yang berbeda dari Ranger standar.
>>> Aturan Asuransi Baru Ontario: Hemat Rp 2 Seminggu, Rugi Rp 20.800 Jika Kecelakaan
Ford Performance merancangnya dari awal untuk melaju kencang di medan yang akan menghancurkan truk konvensional.
Suspensi yang Dibangun untuk Kecepatan di Medan Kasar
Cara paling jelas untuk memahami Ranger Raptor 2026 adalah dengan melihat apa yang diganti Ford, bukan apa yang ditambahkan.
Ranger standar menggunakan suspensi belakang leaf-spring yang kokoh dan hemat biaya, tetapi terbatas dalam hal travel suspensi dan kemampuan menahan benturan kecepatan tinggi.
Ranger Raptor meninggalkan arsitektur itu sepenuhnya di bagian belakang.
Sebagai gantinya, digunakan suspensi multi-link dengan koil spring dan Watts linkage, geometri yang dipinjam dari motorsport dan sedan performa.
Watts link membatasi gerakan lateral poros sambil memungkinkan travel vertikal yang hampir lurus, sehingga poros belakang melacak medan dengan presisi.
Di bagian depan, suspensi double A-arm aluminium tempa menggantikan setelan baja stamped standar.
Aluminium tempa lebih kuat per unit berat, penting karena komponen suspensi Raptor harus bertahan dari benturan amplitudo tinggi berulang kali.
Kedua ujung dilengkapi shock Fox Racing 2,5 inci Live Valve yang menyesuaikan redaman secara otomatis.
