otomotif1.com

Ford Ranger Raptor: Suspensi, Tenaga, dan Kemampuan Off-Road

Ford Ranger Raptor: Suspensi, Tenaga, dan Kemampuan Off-Road
Ilustrasi Land Rover Defender konsep off-road

Ford Ranger Raptor bukan sekadar trim, melainkan kendaraan berbeda yang dirancang Ford Performance untuk melibas medan berat dengan kecepatan tinggi. Simak penjelasan suspensi, mesin, dan drivetrain-nya.

Ukuran teks

>>> 5 Truk Pikap Ikonik Amerika yang Mengubah Industri Otomotif

Mode Berkendara yang Mengubah Perilaku On- dan Off-Road

Tujuh mode berkendara yang dapat dipilih menyesuaikan respons throttle, pemetaan transmisi, kalibrasi kemudi, dan ambang kontrol stabilitas.

Mode-mode tersebut adalah Normal, Tow/Haul, Sport, Slippery, Off-Road, Rock Crawl, dan Baja.

Mode Normal menyeimbangkan semua sistem untuk penggunaan sehari-hari. Tow/Haul menyesuaikan titik perpindahan gigi untuk mengelola inersia trailer.

Sport mempertajam respons throttle.

Rock Crawl mengaktifkan Trail Control, cruise control off-road kecepatan rendah yang mengerem roda secara individual untuk menjaga kecepatan konstan.

in2

Mode Baja mengurangi intervensi kontrol stabilitas, membuka peta throttle, dan memperkeras power steering. Shock mengeras untuk mengelola input frekuensi tinggi dari lari gurun cepat.

Perpindahan mode instan melalui dial fisik di konsol tengah.

Ground Clearance, Sudut Approach, dan Kemampuan Off-Road

Ranger Raptor memiliki ground clearance sekitar 10,7 inci. Sudut approach sekitar 33 derajat, departure angle 25,8 derajat, dan breakover angle 24,2 derajat.

Wading depth mencapai 33 inci.

Ban all-terrain 33 inci pada velg 17 inci secara efektif meninggikan titik kontak kendaraan atas rintangan.

>>> McMurtry Spéirling Pure Dijual $1,4 Juta, 0-60 dalam 1,55 Detik

Namun, Raptor bukanlah mobil untuk rock crawling ekstrem; ia unggul sebagai desert runner dan trail truck serius.

Halaman 3 dari 3: 1 2 3

Update Terbaru

Lihat semua