otomotif1.com

Mesin Harley-Davidson yang Jauh Lebih Maju dari Zamannya

Mesin Harley-Davidson yang Jauh Lebih Maju dari Zamannya

Mesin Revolution dari Harley-Davidson hadir pada 2002 dan membawa teknologi yang baru menjadi standar belasan tahun kemudian. Bagaimana kisahnya?

Ukuran teks

VR1000 sebagai Titik Awal

Harley sebenarnya sudah melangkah ke dunia ini dengan VR1000 superbike.

Dikembangkan untuk balap jalanan Amerika, VR1000 menggunakan mesin V-twin 60 derajat berpendingin cairan dan berinjeksi bahan bakar, bukan mesin pushrod berpendingin udara seperti motor jalanan lainnya.

Program ini tidak pernah menjadi kekuatan balap dominan, tetapi memberikan pengalaman berharga bagi para insinyur dalam hal ruang bakar kompak, train katup modern, putaran mesin tinggi, dan manajemen panas.

Mengubah pelajaran itu menjadi mesin jalanan membutuhkan lebih dari sekadar menurunkan tenaga mesin balap dan memasang knalpot yang lebih senyap.

Mesin jalanan harus menyala dengan andal di berbagai iklim, tahan macet, memenuhi emisi, memberikan tenaga yang mudah dikendalikan, dan bertahan ribuan kilometer.

Mesin juga harus diproduksi secara konsisten dalam jumlah besar. Harley telah menemukan arah, tetapi butuh bantuan untuk mengubah proyek ambisius menjadi mesin produksi yang mulus.

in2

Porsche Pernah Membantu Sebelumnya

Ide kerja sama Harley-Davidson dengan Porsche terdengar aneh, tetapi ada sejarahnya.

Pada 1970-an dan awal 1980-an, kedua perusahaan berkolaborasi dalam Project Nova, keluarga sepeda motor berpendingin cairan yang diusulkan.

Harley mengeksplorasi konfigurasi V-twin, V4, dan V6, sementara Porsche Engineering membantu mengembangkan mesin dan sistem terkait.

>>> Alternatif Lexus RX yang Jarang Dilirik Pembeli

Proyek ini berlanjut hingga purwarupa berjalan, sebelum tekanan finansial memaksa Harley mengembangkan platform berpendingin udara yang ada.

Halaman 2 dari 5: 1 2 3 4 5

Update Terbaru

Lihat semua