Dari TL1000S hingga GSX-8T, ini 10 motor Suzuki yang kurang mendapat apresiasi padahal punya keunggulan.
2. Suzuki DL1000 V-Strom (2002-2009)
Jauh sebelum motor adventure menjadi kategori terpanas, DL1000 V-Strom original sudah menawarkan apa yang diinginkan banyak pengendara adventure.
Ditenagai V-twin andal dari TL1000, motor ini menggabungkan performa jalan raya yang baik dengan posisi berkendara tegak dan kenyamanan jarak jauh.
Keandalannya juga sangat terkenal.
Suzuki tidak berniat membuatnya untuk menaklukkan jalur off-road, tetapi motor ini mampu menempuh jarak jauh di aspal dan tetap cukup mumpuni di kerikil.
Sayangnya, penampilannya menjadi salah satu penghalang terbesar.
Banyak pengendara menganggapnya terlalu utilitarian, penggemar off-road merasa terlalu berat, dan pengendara sport touring lebih memilih motor yang lebih fokus di jalan raya.
V-Strom pun terjebak di antara kategori sebelum adventure touring menjadi arus utama.
3. Suzuki Bandit 1250S (2007-2016)
Bandit 1250 mewakili era ketika motor berkapasitas besar tidak harus mengejar angka superbike untuk tetap menyenangkan.
Mesin inline-four 1.255 cc menghasilkan torsi rendah yang besar, membuat berkendara di kota dan lalu lintas terasa mudah.
Alih-alih terus-menerus pindah gigi, Anda cukup memutar gas dan membiarkan mesin bekerja.
Ditambah ergonomis nyaman, fairing setengah yang praktis, dan ketahanan mesin Suzuki yang legendaris, Bandit menjadi salah satu motor termudah untuk digunakan sehari-hari.
Namun, Bandit mengalami masalah citra. Motor ini tidak mencolok dan tidak memiliki elektronik canggih.
