CATL resmi mengakuisisi 24,87% saham Qiyuan Green Power senilai Rp 5,7 triliun, menjadikannya operator penukaran baterai truk berat terbesar di China.
>>> Lamborghini Temerario Tricolore Kembali Setelah 15 Tahun, Tenaganya Hampir Dua Kali Lipat
Jaringan tersebut mencatat akumulasi jarak operasional lebih dari 4,4 miliar km.
Sementara itu, merek Qiji milik CATL memiliki sekitar 300 stasiun pada akhir 2025, dengan target 900 stasiun pada 2026 untuk menciptakan jaringan tulang punggung 'lima horizontal dan lima vertikal' di koridor jalan raya utama China.
Untuk kendaraan penumpang, CATL telah mengoperasikan 2.000 stasiun penukaran Choco-SEB hingga paruh pertama 2026, dengan target 3.000 stasiun pada akhir tahun.
Untuk truk ringan, layanan penukaran baterai saat ini beroperasi di kawasan Delta Sungai Mutiara.
>>> Hongqi Siap Masuk Australia, Sedan Mewahnya Capai AU$1,5 Juta
Dengan akuisisi ini, CATL semakin memperkuat posisinya dalam ekosistem kendaraan listrik komersial di China.
