Audi akan merombak operasi di China. SAIC-Audi beralih fokus mengelola merek AUDI, sementara merek dengan logo empat cincin dikonsolidasikan ke FAW-Audi.
Audi bersiap merombak strategi pemasaran di China. Rencananya, SAIC-Audi akan sepenuhnya mengelola merek "AUDI" yang terdiri dari kendaraan listrik pintar tanpa logo empat cincin.
Sementara itu, merek dengan logo empat cincin yang mencakup jajaran kendaraan global, baik bensin maupun listrik, akan dikonsolidasikan di bawah FAW-Audi.
Langkah Strategis Audi di China
Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam strategi kemitraan ganda Audi di China yang telah berjalan selama satu dekade.
Kerangka utama rencana sudah disusun, tetapi detail implementasi masih dalam negosiasi.
Pembagian tanggung jawab produksi dan penjualan, transfer hak pengguna serta layanan purna jual model empat cincin dari SAIC-Audi ke FAW-Audi, dan integrasi kepentingan dealer masih dibahas.
Merek AUDI sejauh ini telah meluncurkan dua model: E5 sportback dan E7x SUV.
Untuk memperkuat merek AUDI, Audi Innovation Technology Centre (AITC) didirikan pada 3 September 2026. Perusahaan patungan ini dimiliki SAIC 49%, Audi AG 41%, dan Volkswagen China 10%.
AITC dirancang untuk memberikan sistem riset dan pengembangan end-to-end yang independen bagi merek AUDI, dengan fokus pada kokpit cerdas, sistem bantuan pengemudi canggih, dan teknologi kendaraan yang didefinisikan oleh AI.
