Audi akan merombak operasi di China. SAIC-Audi beralih fokus mengelola merek AUDI, sementara merek dengan logo empat cincin dikonsolidasikan ke FAW-Audi.
Penyesuaian Pasar dan Tantangan
Menjelang transisi ini, SAIC-Audi mulai melakukan pembersihan stok agresif untuk model empat cincinnya.
Promosi besar-besaran menyebabkan penurunan harga signifikan, seperti Audi A7L dengan harga panduan 418.700 yuan (60.700 dolar AS) ditawarkan dengan harga 262.800 yuan (38.100 dolar AS).
Audi Q6 yang semula dibanderol 467.600 yuan (67.800 dolar AS) turun menjadi 279.800 yuan (40.600 dolar AS).
Data produksi menunjukkan SAIC Audi sebagian besar telah menghentikan produksi model empat cincin sejak Juli 2026.
Restrukturisasi ini terjadi saat Audi menghadapi tekanan meningkat di pasar China.
Pada paruh pertama 2026, pengiriman Audi di China turun 19% dibandingkan tahun sebelumnya, dan laba dari operasi China merosot 74% menjadi 73 juta euro.
Analis yang dikutip Caijing menyarankan bahwa meskipun pemisahan merek mengatasi friksi internal, kesuksesan jangka panjang Audi akan bergantung pada kemampuannya mempercepat iterasi produk dan mengatasi kelambatan teknologi dalam elektrifikasi dan kecerdasan, bukan hanya restrukturisasi organisasi.
