Kawasaki Ninja ZX-4RR adalah motor 400cc inline-four yang melatih pengendara mengelola momentum, perpindahan gigi, dan pengereman. Dengan putaran mesin hingga 16.000 rpm, motor ini mengajarkan teknik berkendara yang akan berguna saat beralih ke motor bertenaga besar.
Jika ZX-4R dikendarai seperti motor bertorsi lebih besar, mesin akan tersendat di bawah titik manisnya, membuat pengendara menunggu lag alih-alih memutar gas lebih keras.
Jika perpindahan gigi disesuaikan dengan putaran mesin yang diinginkan, setiap tikungan keluar menjadi latihan waktu yang kecil. Dilakukan cukup sering dan benar, waktu putaran terus menurun.
Elektronik yang Meminta Pengendara Bekerja
Paket elektronik ZX-4RR tergolong tipis untuk motor di segmen yang penuh dengan bantuan pengendara modern.
Traction Control Kawasaki tiga mode hanya memantau kecepatan roda tanpa IMU enam sumbu yang memberikan sudut kemiringan atau pitch sasis seperti pada ZX-10R flagship.
Dua mode tenaga hanya membatasi output daripada membentuk ulang pengiriman tenaga. Tidak ada cornering ABS, wheelie control, atau apa pun yang berfungsi sebagai jaring pengaman menyeluruh.
Kawasaki merancangnya demikian agar pengendara masih merasakan setiap kesalahan, belajar, dan belajar lagi sampai benar.
Pesaing ZX-4RR Bukan di Kelasnya Sendiri
ZX-4RR tidak menghidupkan kembali format lama, melainkan membuktikan bahwa format itu masih memiliki peran.
Motor kecil berputaran tinggi empat silinder mendominasi pasar domestik Jepang pada tahun 80-an dan 90-an sebelum aturan emisi dan biaya asuransi mematikannya.
Kawasaki menghadirkan kembali konfigurasi ini dengan sadar bahwa motor ini tidak praktis sebagai transportasi harian.
Namun, motor ini sangat cocok untuk sirkuit teknis seperti Buttonwillow Raceway atau Barber Motorsports Park, di mana lintasan lurus tidak cukup panjang untuk menjadi faktor.
